Ella Trilia Oviana
Project tentang deteksi objek otomatis menggunakan YOLOv11 untuk mengidentifikasi hama dan penyakit pada buah kakao. Fokusnya adalah membantu petani mengenali masalah seperti penyakit busuk buah, hama Helopeltis, dan hama Penggerek Buah Kakao (PBK) secara cepat dan akurat. Dengan memanfaatkan dataset gambar beranotasi yang terdiri dari 2000 gambar, model dilatih melalui Google Colaboratory. Dataset ini dikelola melalui Roboflow dan dioptimalkan untuk kompatibilitas dengan YOLOv11.
by Ella Trilia Oviana
1. Latar Belakang
Proyek dilatar belakangi dari permasalahan dalam sektor pertanian, khususnya dalam budidaya kakao di Indonesia. Kakao adalah salah satu komoditas unggulan nasional, dan Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil utama. Namun, produktivitas kakao terus menurun setiap tahunnya. Salah satu penyebab utama adalah serangan hama dan penyakit pada buah kakao, seperti:
Kendala utama adalah minimnya pengetahuan petani untuk mengenali jenis hama dan penyakit tersebut sehingga sering kali terlambat dalam mengambil tindakan. Oleh karena itu, teknologi berbasis kecerdasan buatan menjadi solusi potensial untuk mengatasi masalah ini.
2. Pendekatan dan Metodologi
Proyek ini dilakukan melalui beberapa tahapan:
4. Hasil Proyek
Model menunjukkan akurasi tinggi dalam mengenali objek pada dataset pengujian. Deteksi ini dilakukan dengan cepat, sehingga sangat potensial untuk diterapkan dalam skala lebih besar.
5. Kesimpulan dan Manfaat
Proyek ini menunjukkan bahwa teknologi YOLOv11 dapat menjadi alat yang efektif untuk mendeteksi hama dan penyakit pada buah kakao. Dengan adopsi teknologi ini, petani dapat:
Link Google Colab: https://colab.research.google.com/drive/1EZ5UhOD2Z7PahsP7Q6MaHKyjtRHQEPEX#scrollTo=i4eASbcWkQBq
Link PowerPoint: https://drive.google.com/file/d/1ra4TEsbJPndi7t4RP3JmVSEUplLptDSK/view?usp=drive_link
Link video hasil deteksi: https://drive.google.com/file/d/1SNS4cGamqGIFoL57X3S0T19-FSuXUTmn/view?usp=drive_link