Foto User
Monitoring Suhu & Kelembaban dengan Flask

Bagus Achmad Hidayat

Sosial Media


0 orang menyukai ini
Suka

Summary

Proyek ini bertujuan untuk membangun sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis IoT dengan integrasi backend Python Flask dan IoT Simulator Wokwi. Data suhu dan kelembaban dikirim dari sensor DHT22 pada ESP32 (simulasi Wokwi) ke backend Flask yang terhubung dengan database MySQL di VM. Proyek ini mencakup proses pembuatan database, pengembangan backend, pengintegrasian data, dan pengujian sistem.

Description

Proyek ini bertujuan untuk membangun sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis IoT dengan integrasi backend Python Flask dan IoT Simulator Wokwi. Data suhu dan kelembaban dikirim dari sensor DHT22 pada ESP32 (simulasi Wokwi) ke backend Flask yang terhubung dengan database MySQL di VM. Proyek ini mencakup proses pembuatan database, pengembangan backend, pengintegrasian data, dan pengujian sistem.

Untuk langkah-langkah nya sebagai berikut:

  1. Membuat Database Baru
    Membuat database baru di VM 2 dengan nama uascc_bagusachmad. Database ini akan digunakan untuk menyimpan data suhu dan kelembaban.
  2. Membuat Tabel Baru
    Membuat tabel bernama data_suhu_kelembaban di dalam database uascc_bagusachmad. Tabel ini memiliki kolom untuk menyimpan data suhu, kelembaban, dan waktu pengambilan data.
  3. Membuat Backend Flask
    Membuat file bernama app.py di folder di VM 3.

  4. Menjalankan Backend
    Menjalankan backend menggunakan perintah berikut di terminal:
  5. Membuka IoT Simulator Wokwi
    Membuka web Wokwi dan membuat simulasi menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler dan DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban.
  6. Mengintegrasikan Backend dengan Wokwi
    Memasukkan kode pada Wokwi untuk menghubungkan sensor dengan backend Flask. Kode ini akan mengirim data suhu dan kelembaban secara periodik ke endpoint backend.



  7. Menjalankan Simulasi di Wokwi
    Setelah semua konfigurasi selesai, simulasi dijalankan menggunakan tombol Start pada Wokwi. Sistem akan mulai mengirim data ke backend.

    Jika simulasi dihentikan (pause), data terakhir yang dikirim akan terlihat.
  8. Hasil POST pada Terminal
    Data suhu dan kelembaban yang dikirim dari Wokwi dapat dilihat di terminal tempat backend Flask dijalankan.

    Proses ini memastikan data dapat dikirim, diterima, dan dikelola dengan baik, membangun sistem IoT sederhana namun fungsional untuk monitoring suhu dan kelembaban.

Informasi Course Terkait
  Kategori: Cloud Computing
  Course: Cloud Computing