Yuni Widiastiwi
Blockchain adalah suatu sistem penyimpanan transaksi digital, dimana Blockchain akan melakukan pencatatan secara permanen terhadap setiap transaksi yang dilakukan. Sebagai pusat data atau data base, blockchain dirancang guna menyimpan informasi elektronik dengan format digital dan mampu menjaga catatan transaksi dengan aman dan terdesentralisasi.
Setiap Kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tempat penduduk berdomisili, dan penduduk akan mendapatkan akta kelahiran sebagai buktinya.
Blockchain adalah suatu sistem penyimpanan transaksi digital, dimana Blockchain akan melakukan pencatatan secara permanen terhadap setiap transaksi yang dilakukan. Sebagai pusat data atau data base, blockchain dirancang guna menyimpan informasi elektronik dengan format digital dan mampu menjaga catatan transaksi dengan aman dan terdesentralisasi.
Manfaat yang ditawarkan blockchain sehingga menjadikan internet of value seperti transaksi permanen menjadi terjamin kebenarannya, pemindahan kepemilikan token jadi lebih mudah, dan sebagainya
Cara kerja Blockchain menggunakan teknologi peer-to-peer di mana integritas informasi digital dilindungi. Blockchain berperan sebagai buku besar transaksi yang terdesentralisasi melalui jaringan peer-to-peer. Buku besar ini mencatat setiap urutan transaksi dari awal hingga akhir. Tiap transaksi dimasukkan ke dalam blok dan setiap blok saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.
Setiap Kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tempat penduduk berdomisili, dan penduduk akan mendapatkan akta kelahiran sebagai buktinya.
Arsitektur Implementasi Blockchain
Pembuatan data blockchain
Adapun server yang disiapkan untuk dapat digunakan, mengacu kepada konfigurasi dalam tabel berikut ini:
Tahap awal adalah proses masuk ke dalam server yang sudah ditentukan dan login dengan menggunakan root dan password yang sudah ditentukan
Tahap kedua adalah membuat file Blockchain.py dengan perintah nano Blockchain.py pada dua server yaitu VPS1 dan VPS2, dengan menggunakan port yang sama ataupun boleh berbeda dengan desain kode sebagai berikut:
Setelah itu disimpan denga menggunakan ^s, dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan perintah python3 Blockchain.py
Tahap ketiga adalah melakukan konfigurasi API menggunakan postman dengan menggunakan konfigurasi sbb:
Pembuatan Load balancer
Tahap awal mempersiapkan server dan login sesuai dengan tahapan seperti di atas
tahap kedua pembuatan file load balancer dengan sintax, nano LoadBalancer.py
Proses Mining
Hasil :
Nonce merupakan singkatan dari “Number Only Used Once”. Nonce adalah sebuah seri nomor arbiter yang hanya bisa digunakan sebanyak satu kali. Hal ini berfungsi untuk mencegah pemutaran ulang dari transaksi-transaksi sebelumnya. Number Only Used Once dimuat di dalam sebuah blok yang sudah di-hash.
Berdasarkan proses komunikasi blockchain yang dibuat maka didapatkan server 2 sebagai pemenang karena memiliki waktu mining yang terkecil