Tahun 2026
BISA AI Academy dipercaya sebagai mitra penyelenggara kegiatan Training Artificial Intelligence Fraud and Risk bagi peserta dari Bank Mizuho Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam memahami dan memanfaatkan Artificial Intelligence untuk mendukung identifikasi risiko, analisis potensi fraud, pengolahan informasi, serta penguatan proses pengambilan keputusan dalam manajemen risiko.
Program ini dilaksanakan secara tatap muka di Swiss-Belexpress Cideng pada 20–21 Agustus 2026. Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence serta bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan dalam konteks fraud detection, risk analysis, monitoring transaksi, analisis pola, dan peningkatan produktivitas pekerjaan di sektor perbankan.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mempelajari fundamental Artificial Intelligence, Generative AI, konsep fraud dan risk dalam lingkungan bisnis dan perbankan, pemanfaatan data untuk identifikasi risiko, serta penggunaan AI dalam membantu menemukan pola dan anomali yang berpotensi berkaitan dengan aktivitas fraud. Peserta juga diperkenalkan pada pendekatan analisis data yang dapat mendukung proses mitigasi dan evaluasi risiko secara lebih sistematis.
Pembelajaran membahas bagaimana Artificial Intelligence dapat membantu dalam menganalisis data dalam jumlah besar, mengidentifikasi pola transaksi yang tidak biasa, melakukan klasifikasi atau pengelompokan data, membantu penyusunan analisis risiko, serta mempercepat pembuatan ringkasan dan laporan. Peserta memperoleh gambaran mengenai peluang penerapan AI sebagai alat pendukung bagi profesional yang menangani aspek risiko dan fraud.
Kegiatan dilengkapi dengan praktik langsung, simulasi kasus, eksplorasi data, latihan penggunaan AI, studi kasus fraud dan risk, serta diskusi interaktif. Pendekatan tersebut membantu peserta memahami bukan hanya kemampuan teknologi AI, tetapi juga bagaimana hasil yang diberikan oleh sistem AI perlu dianalisis, divalidasi, dan dikombinasikan dengan pertimbangan profesional sebelum digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Selain pemanfaatan teknologi, pelatihan memberikan perhatian terhadap aspek Responsible AI, keamanan dan kerahasiaan data, validasi hasil keluaran AI, potensi bias, serta risiko penggunaan Artificial Intelligence pada lingkungan organisasi yang memiliki persyaratan keamanan informasi tinggi. Peserta diarahkan untuk memahami bahwa AI berfungsi sebagai alat pendukung analisis dan bukan sebagai pengganti proses pengawasan maupun pertimbangan profesional.
Program ini dibimbing oleh Fikri Ramadhan sebagai pengajar yang mendampingi peserta dalam memahami pemanfaatan Artificial Intelligence untuk kebutuhan fraud analysis, risk management, dan pengolahan data.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan Artificial Intelligence untuk membantu identifikasi pola fraud, melakukan analisis risiko, mengolah informasi, meningkatkan efektivitas monitoring, serta mendukung proses pengambilan keputusan secara lebih cepat dan berbasis data. Program ini menjadi bagian dari komitmen BISA AI Academy dalam mendukung peningkatan kompetensi Artificial Intelligence dan transformasi digital sumber daya manusia pada sektor perbankan dan keuangan.